Hebatnya Anak Tukang Bubur Jadi Tentara

HPK taruh disini

Pelantikan prajurit dan taruna lainnya di Stadion Sapta Marga, Kampus Akademi Militer Magelang Jawa Tengah Kamis (1/11/2018) cukup menarik perhatian. Ini terjadi lantaran ada satu prajurit dari seorang anak tukang bubur ikut dilantik.

Dia adalah Imron Ichwani si anak tukang bubur asal Purbalingga Jawa tengah. Ayahnya bernama Sugeng Suroso, penjual bubur ayam yang tinggal di Jalan Cempaka RT 03/06 Desa Selabaya, Kecamatan Kalimanah, Kabupaten Purbalingga.

Imron mengaku menjadi Taruna Akmil merupakan cita-citanya dari masa kecil. Karena itu ketika ada sosialisasi di sekolah Ajenrem 071 Wijayakusuma, ia langsung mendaftar. Tanpa ada hambatan ia lolos dari daerah hingga pusat.

Imron sadar sesadar-sadarnya bahwa untuk menjadi tentara sangat berat saingannya. Apalagi kesan bahwa untuk jadi tentara harus keluar ratusan juta. Kesan ini masih terngiang dari cerita banyak orang.

Namun yang ia alami tak demikian faktanya. Ia hanya keluar uang buat ongkos test kesana kemari.

Ayahnya hanya seorang tukang bubur dengan penghasilan Rp50 ribu perhari untuk menghidupi 8 orang keluarganya. Kondisi ekonomi yang serba kekurangan inilah justru menambah motivasi Imron agar makin semangat dan membuktikan bahwa "anak tukang bubur juga bisa jadi tentara!."

Imron terasah menjadi orang yang tegas dan disiplin dimulai ketika di SMA 1 Purwokerto. Ia menjadi pengurus OSIS dan Paskibra. Nilai matematikanya 10 dan pernah ikut olimpiade matematika tingkat provinsi.

"Saya berusaha belajar dengan keras agar mewujudkan cita-cita tersebut, dan Alhamdulillah semasa SMA masuk di SMA 1 Purwokerto serta saat ikut seleksi pusat masuk dalam kelompok calon unggulan," jelas Imron seperti dilansir Liputan6.com (2/11/2018).

Imron sangat sedih ketika diwisuda ayahnya tidak bisa hadir karena sedang sakit hepatitis dan dirawat di rumah sakit. Ia hanya ditemani nenek, ibu dan omnya serta saudara lainnya.

Inilah buah dari ketekunan dan semangat juang yang membara untuk membuktikan kepada dunia di kampung bahwa menjadi tentara ternyata gratis. Tinggal kemampuan intelektual, psikis dan fisik yang harus lolos uji. (fur/2/11/2018).

Baca Sumber
close