Baru Punya Yaris Sombongnya Bukan Main Saat Hendak Pamer Ke Teman Akhirnya Ia Kena Batunya

HPK taruh disini

Memiliki kendaraan yang tidak dimiliki oleh orang lain sejatinya adalah sebuah anugrah yang harus disyukuri. Namun acapkali orang yang tidak bersukur justru saat memiliki harta benda yang tidak dimiliki oleh orang lain menjadi sombong dan angkuh.

Hal tersebut dapat kita lihat dari kehidupan sehari-hari kita dimana beberapa orang yang tak bersyukur acap sombong saat berpapasan dengan orang yang berjalan kaki. Suatu saat seorang ibu rumah tangga yang baru saja membeli mobil pun menjadi angkuh.

Ia baru saja membeli mobil bekas milik temannya yang sedang membutuhkan uang. Dengan berbekal berhutang dirinya pun membelinya. Kesenangan yang ia miliki diluapkannya dengan syukuran dan mengundang banyak tetangga. Walaupun mobilnya tidak baru, namun hal tersebut membuat dirinya senang.

Membicarakan pada tamu-tamu yang berdatangan pun ia lakukan. Namun lambat laun ia justru sering membicarakan hal yang berkaitan dengan mobil miliknya. Bahkan tak sedikit rasa bersalah atau sungkannya jika mengejek mereka yang naik motor.

Suatu saat dimana ia sedang berjalan, mobil miliknya pun terserempet seorang anak sekolah menengah atas. Ia pun turun dan seketika melabrak anak sma yang terjatuh dari motornya. Ia pun meminta ganti uang yang tak masuk akal untuk memperbaiki mobilnya yang ia anggap baret.

Saat di cek, mobilnya tidak ada lecet sedikit pun. Lantas ia mencari-cari akal dan ketemu baret di mobil miliknya, namun baretnya tersebut tidak masuk akal karena bukan bagian yang di serempet.

Ia pun beralasan bisa saja tiba-tiba muncul di sisi kiri walaupun terserempet di sebelah kanan. Orang-orang sekitar yang melihatnya pun turut prihatin dengan apa yang terjadi lantaran melihat anak abg yang dipersalahkan walaupun sejatinya tidak terjadi apa-apa dengan mobilnya.

Dan keributan pun mulai mereda saat seorang anggota kepolisian datang dan melihat mobil milik wanita itu ternyata adalah mobil yang sedang di cari selama ini. Mobil yang ia beli ternyata merupakan mobil curian. Akhirnya sang ibu-ibu itu pun menjadi malu dan ketakutan lantaran ia dituduh menjadi penadah barang curian.

Berita itu pun lantas tersebar di kampungnya dan membuat sang ibu tersebut menjadi amat malu.

Sekelumit kisah fiktif di atas semoga dapat kita sikapi dengan bijak, bahwasanya memiliki segala sesuatu tak lantas membolehkan kita bersikap sombong. Karena kesombongan yang kita miliki suatu saat akan di jatuhkan dengan sesuatu yang lebih sakit dan pedih.

Baca Sumber
close